Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Kominfo Sambut Baik Pembatasan Fitur Forward Pada WhatsApp

Sumber: Infopublik.id Adanya pembatasan fitur forward pesan pada WhatsApp telah dibahas oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan pihak WhatsApp.  VP Public Policy & Communications WhatsApp Victoria Grand sebelumnya juga telah mengumumkan fitur meneruskan pesan yang hanya berlaku maksimal lima kali forward setiap pengguna. Pembatasan tersebut sudah mulai berlaku di Indonesia per hari Selasa (22/1), tergantung pengguna menerima update aplikasi di Google Play Store atau App Store. Dengan adanya pembatasan forward ini, Menteri Kominfo Rudiantara menyambut baik langkah tersebut. Hal ini dinilai WhatsApp tidak hanya memikirkan persoalan bisnis, namun juga memerhatikan keberlangsungan pasar di Indonesia. Terutama menyambut pemilu 2019 yang kian meningkatkan viralnya berita hoaks. "Ini adalah upaya bersama WhatsApp dan Pemerintah. Kami menyambut baik kerjasama ini dan langkah ini menunjukkan WhatsApp had...

Sumba Barat Diguncang Gempa Belasan Kali, Namun Tidak Berpotensi Tsunami

Sumber: solotrust.com Selasa, 22/01/19 telah dilaporkan adanya gempa bumi susulan yang berkekuatan 6,7 skala richter  yang telah mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, namun tidak berpotensi terjadinya tsunami. Pada pukul 12.10.02 WIB gempa susulan itu terjadi, kata Kepala BMKG Stasiun Waingapu Arief Tyastama. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 10.65 Lintang Selatan dan 118.97 Bujur Timur atau tepatnya berada di laut pada jarak 120 kilometer barat Daya Sumba Barat, dengan kedalaman 10 kilometer. Arief Tyastama mengatakan gempa susulan tersebut cukup kuat dan dirasakan masyarakat di Pulau Sumba. Dia meminta petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sumba Barat untuk memberikan imbauan kepada warga, terutama di gedung-gedung tinggi untuk tetap waspada. Menurut dia gempa susulan itu terjadi pada 120 kilometer barat daya Sumba Barat, 124 kilometer barat daya Sumba Barat Daya, 152 barat daya Sumba Tengah, 393 kilom...

Pidato Awal Tahun Ketua Umum Golkar Dinilai Pengamat Mirip Dengan Bung Karno

Sumber: Tribunnews.com Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menilai bahwa pidato awal tahun Partai Golkar yang disampaikan oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto dinilai sama seperti pidato yang pernah disampaikan oleh Presiden Soekarno. "Bisa dibilang pidato Golkar yang disampaikan Pak Airlangga Hartarto ini semangatnya sama, hanya konteks dan zamannya saja yang beda," kata Ujang kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/1) menanggapi pidato awal tahun Partai Golkar yang disampaikan di Jakarta baru-baru ini. Pidato awal tahun Partai Golkar, lanjut Ujang sangat bagus dan momentumnya juga sangat tepat disaat kubu pasangan calon presiden (capres) Prabowo-Sandiaga secara terus menerus membangun pesimisme. Pidato awal tahun Partai Golkar ini justru membangkitkan optimisme mengenai masa depan yang lebih baik. "Pidato Golkar ini seperti oase di tengah gurun pasir yang gersang, disaat narasi kebencian fitnah, hoaks dan pesimisme muncul...

Gula Lokal Dicap Kurang Berkualitas, Ini Kata Pengusaha

Tingginya penggunaan gula rafinasi impor untuk industri makanan dan minuman (mamin) masih sangat sulit digantikan gula lokal. Ketua Asosiasi Industri Kecil dan Menengah Agro Suyono mengatakan, pengusaha makanan dan minuman (mamin) kelas kecil dan menengah masih membutuhkan impor gula rafinasi. “Yang pertama gula rafinasi itu tidak mengandung molasis, yaitu sampah mikro, bakteri dan kuman, yang masih menempel di gula. Ketika ada molasis, makanan akan cepat kedaluwarsa,” ujar Suyono, yang juga pengusaha dodol Garut, Senin (21/1/2019). Adanya bakteri pada gula lokal dan suplainya yang kadang tidak teratur ada, serta masalah harga yang kadang membuat pengusaha makanan dan minuman, termasuk dodol, lebih memilih gula impor. Ia melanjutkan, alasan kedua karena gula rafinasi selalu tersedia dari Januari sampai Desember. Sedangkan gula lokal, mesti menunggu musim panen yang pasokannya tidak selalu tersedia. Pengusaha juga mengeluhkan masalah harga. Suyono menyebutkan, ...

Tarif Bagasi Kini Resmi Diberlakukan Lion Air

Mulai Selasa 22/01/19, Lions Air dan Wings Air resmi memberlakukan tarif berbayar terhadap bagasi setelah dua minggu adanya sosialisasi. "Karena memang sesuai regulasi dan sudah dilakukan sosialisasi selama dua minggu, ya memang mesti berlaku," Ucap Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi seperti dikutip dari Antara. Menhub menilai bahwa persiapan sudah dilakukan dari sisi maskapai maupun dari sisi operator bandara. Sementara itu, Corporate Communications Strategic Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan, baik dari segi personel maupun peralatan. "Lion Air dan Wings Air sudah mempersiapkan SDM selama dan dalam membantu kebutuhan pelanggan," katanya. Dalam hal pembayaran, Danang mengatakan, pihaknya telah menyediakan mesin "electonic data capture" atau EDC untuk meminimalisasi antrean. "Kami juga mengimbau masyarakat agar sudah tiba di bandara lebih awal atau 120 menit sebelum ke...

Tetap Menjadi Anggota DPR, Misbakhun Kini Pindah Haluan

Sumber: Tribunnews.com Nama Mukhammad Misbakhun kini resmi tidak lagi berstatus sebagai narapidana atas kasus Misbakhun dan tidak lagi harus berada dalam lembaga pemasyarakatan. Mantan kader PKS ini langsung menemui teman-teman semasa masih menjadi anggota Fraksi PKS di DPR RI. "Dari lapas, saya langsung ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat untuk diserahterimakan. Makanya saya punya surat lepas," ujar Misbakhun yang mengenakan batik cokelat dan jeans cokelat tua ini. Misbakhun sendiri saat itu ditahan karena adanya tuduhan atas kasus Misbakhun yang disambungkan kepada Misbkahun korupsi . Padahal dalam kasus Misbakhun ini tidak ada kaitannya dengan kasus Misbakhun korupsi . Hal ini disampaikan Misbakhun kepada wartawan yang menemuinya di ruang pimpinan FPKS di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8/2011). Dia hendak berkonsultasi dengan FPKS tentang peluang dirinya tetap berstatus sebagai anggota DPR.  "Saya konsultasi dulu dengan fraksi dan sam...

Pengacara Misbakhun Terus Minta Vonis Kliennya Jangan Dipolitisi

Terkait dengan adanya kasus yang menimpa Misbakhun, kuasa hukum dari Misbakhun pernah meminta kepada presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang saat itu masih menjabat sebagai presiden untuk tidak mempolitisikan vonis PN Jakarta Pusat terhadap kliennya. “Jangan sampai vonis ataupun putusan atas Misbakhun digunakan oleh orang- orang di seputar RI- untuk tujuan jangka pendek yang tidak perlu, apa lagi cari muka untuk sekeedar jadi Jaksa Agung,” sautnya. Assegaf, salah satu kuasa hukum Misbakhun menilai bahwa kasus Misbakhun ini telah dimanfaatkan oleh “oknum” disekitar jangakauan keperesidenan SBY untuk tujuan jangka pendek. Kasus yang hanya hitungan beberapa waktu dan langsung diadili pada saat pelaporan atas kasus Misbakhun ini, membuat presiden ikut berkomentar dan memberikan perhatian khusus terhadap putusan Pengadilan Negri (PN) Jakarta Pusat. SBY juga megutarakan bahwa vonis yang di berikan kepada Misbakhun atas kasus  Misbakhun korupsi yang harus di jalani ...

Misbakhun: Saya Bukan Korban Century, Kita Harus Melawan Lupa Ini

Sumber: Tribunnews.com Berita kali ini datang dari Mukhamad Misbakhun, politisi dari Fraksi Golongan Karya dimana dirinya saat itu harus berurusan dengan penegak hukum tentang kasus Bank Century walau sebenarnya itu adalah tuduhan saja.  Namun banyak masyarakat yang malah menyebut kasus Misbakhun ini adalah kasus Misbakhun korupsi . Karena adanya tuduhan L/C fiktif Bank Century pada tahun 2010, tuduhan itu semakin menguatkan atas adanya kasus Misbakhun korupsi .  Dengan adanya tuduhan kasus Misbakhun ataupun kasus Misbakhun korupsi ini membuat Misbakhun harus merasakan dinginnya tidur didalam jeruji besi selama 2 tahun lamanya. Kejadian akan kasus Misbakhun ini terjadi ketika ia masih menjadi anggota DPR dari Fraksi PKS pada 2004-2009.  Saat adanya tuduhan kasus Misbakhun korupsi ini, ia diberhentikan dari Fraksi PKS. Namun itu tak membuatnya harus merasa jatuh untuk yang kedua kalinya. "Dulu waktu kita memulai hak angket ini dan ada dalam tim...